WA 0812 1939 1948

BB D2F80FA7

Akibat Pengelolaan Piutang Yang Kurang Terkendali | Pengelolaan Usaha | Pelatihan Bisnis 2016

akibat,pengelolaan,piutang,yang,kurang,terkendali

Akibat Pengelolaan Piutang Yang Kurang Terkendali

Pengelolaan Piutang Yang Tidak Terkendali Membuat Cashflow Bisnis Menjadi Tidak Sehat | Pengelolaan Usaha | Pelatihan Bisnis 2016

Dalam menjalankan bisnis seorang pengusaha tidak boleh terlalu kaku. Harus selalu fleksibel menghadapi berbagai kondisi yang terjadi. Untuk meningkatkan penjualan seringkali harus melepas barang dulu tapi dibayarnya dalam tempo waktu yang telah disepakati.

Pembayaran dengan tempo waktu inilah yang jika tidak dikontrol akan bisa menimbulkan masalah jika jumlahnya terlalu melebihi kapasitas. Seringkali penyebab utama piutang tidak terkontrol adalah tidak adanya indikator finansial yang bisa menunjukkan berapa jumlah uang kas perusahaan dan berapa jumlah piutang dagang yang masih tertahan diluar.

Pengelolaan usaha harus difokuskan pada cashflow bisnis yang sehat. Dimana cadangan modal selalu tersedia dan bisa mencukupi kebutuhan perputaran cashflow. Harus selalu diperhatikan arus kas perusahaan agar terpantau berapa dana perusahaan yang ada di luar dan kapan dana itu akan kembali.

Akibat Pengelolaan Piutang Yang Kurang Terkendali

1. Barang dagangan habis tapi uang tidak ada

2. Di laporan rugi laba menunjukkan profit tapi cash tidak sesuai

3. Cashflow menjadi tidak sehat

4. Piutang yang pembayarannya tertunda akan membuat perputaran bisnis menjadi terganggu

Indikator Finansial untuk Menjalankan Bisnis

Masalah utama yang menyebabkan piutang kurang terkendali biasanya ada di adminsitrasi. Banyak pemilik usaha yang tidak tertib administrasi sehingga tidak tau ada berapa jumlah uang nya yang masih tertahan diluar, yang biasa disebut ACCOUNT RECEIVABLE.

Ditambah lagi pemilik usaha juga menggunakan sistem yang sama yaitu pembayaran dengan tempo waktu pada distributor di atasnya. jika tidak tercatat dan dipahami dengan baik akan menimbulkan masalah di kemudian hari karena ternyata ada kewajiban yang harus dibayarkan kepada pihak lain, yang sering disebut ACCOUNT PAYABLE.

Jika dalam waktu bersamaan piutang yang sudah jatuh tempo ternyata pmbayarannya bermasalah, sementara kewajiban membayar pada supplier nya sudh jatuh tempo, hal ini akan bisa menguras kas perusahaan hingga kadang membuat perusahaan menjadi kekurangan cash untuk operasional.

indikator praktis yang bisa digunakan agar cashflow usaha bisa lebih terkontrol :

1. Profit & Loss Statement

2. Balance Sheet

3. Cashflow Statement

Jika administrasi selalu tertib dan ketiga indikator finansial tersebut selalu dipantau, bisnis akan bisa lebih sehat, dan piutang akan lebih terkontrol.

 

Untuk hasil lebih maksimal, ikuti pelatihan bisnis 2016 TRANSFORMASI BISNIS & PROPERTY.

Jadwal bisa dilihat pada kalender kegiatan.

Pencarian dari Google :

One Response so far.

  1. Hiswandy Abdi says:

    Pengelolaan Piutang adalah satu bahagian dari Akuntabilitas. Kalau tidak tertib administrasi sehingga menimbullkan masalah ,salah satunya pada piutang berarti Akuntabilitas usaha kita tidak bagus dan perlu ditingkatkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: